Musik Pop

Dari sekian banyak jenis aliran musik yang telah “disediakan” oleh para musisi, musik pop boleh jadi menjadi jenis aliran musik yang paling banyak memiliki peminat. Musik popmemiliki ciri khas berupa musiknya yang easy listening dan memiliki lirik yang komersial.
Selain sederhana dalam lirik dan musik yang cenderung bertemakan hal-hal komersial, keistimewaan lain yang dimiliki oleh musik pop adalah penggunaan berbagai inovasi teknologi untuk menunjang musiknya. Misalnya gitar listrik atau proses mixing yang dapat menghasilkan nada-nada yang enak didengar dan lebih bervariasi. Hal-hal itulah yang kemudian menjadi alasan mengapa musik pop banyak digemari. Terutama oleh para remaja. Read more »

Sejarah Musik Dangdut Indonesia

Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music. Read more »

Mengenal Musik Jazz

  Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz.Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa.Musik jazz banyak menggunakan instrumen gitar, trombon, piano, terompet, dan saksofon. Salah satu elemen penting dalam jazz adalah sinkopasi. Read more »

Mengenal Musik Blues

Abad ke-19. Di ruang gelap dan pengap, di tempat penampungan para budak. Terdengar nyanyian yang penuh rintihan dari perasaan terkukung, yang memenuhi suasana tanah pertanian Amerika yang dingin, sombong dan membosankan. Tradisi oral (bernyanyi tanpa musik) dari budak asal Afrika tersebut, lambat laun mengalami akulturisasi dengan musik tradisional Eropa, dan melahirkan sebuah aliran musik baru, bernama blues.

Nama blues lahir dari istilah blue yang selalu dikonotasikan dengan perasaan depresi dan melankoli. Akhir abad ke-19, musik blues mulai mendominasi daerah pinggiran di bagian selatan Amerika. Baru pada tahun 1910, istilah blues resmi dipakai.

Read more »

Lirik lagu J Rocks – Ceria

hari ini kudendangkan
lagu yg ingin kunyanyikan
terkenang semua kenangan
yg tlah kualami
Read more »

Warna-Warni Emosi dalam Musik.

Pernah bertanya-tanya kenapa Anda bisa begitu menghayati suatu musik atau lagu? Misalnya, lagu melankolis yang Anda dengarkan ketika sedang patah hati atau lagu yang entah kenapa bisa membuat Anda begitu bersemangat? Nah, pertanyaan itu juga menjadi minat para peneliti yang mendalami teori emosi dalam musik. Ya, musik dapat mempunyai muatan emosi tertentu, tapi “di mana” letak fungsi afektif (emosional) musik itu. Pada musik itu sendiri atau pada si pendengarnya? Maksudnya, kita bisa bilang musik itu mengekspresikan emosi tertentu karena properti inheren dari musik (melodi, tempo, dll) atau karena faktor personal dari kita sebagai si pendengar? Read more »

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Powered by WordPress | Designed by: Wordpress Themes | Thanks to Ryan Adams Tour, Ray Lamontagne Tour and Wilco Tour